Kategori:
Film
Judul:
Attack Of The Killer Tomatoes (1978)
Sutradara:
John
DeBello
Film yang lucu itu ada
dua jenis. Yang mengajak penonton tertawa bersama atau membuat penonton
menertawakan filmnya. Film kelas B selalu sukses membawa saya ke bagian yang
disebut belakangan. Akting, skrip, penyutradaraan, special effect yang busuk, selalu jadi menarik untuk ditonton dan
ditertawakan. Bahkan ada beberapa film yang masuk kategori saking jeleknya jadi
sebuah masterpiece. Attack Of The
Killer Tomatoes adalah contoh terbaik dari kategori tersebut.
Film ini dibuka dengan narasi yang mengatakan bahwa ketika film Alfred
Hitchcock The Birds dirilis, penonton menertawakan gagasan burung menyerang manusia, tetapi ketika serangan burung terjadi pada tahun 1975, tidak ada yang berani
menertawakan Hitchock.
Lalu ada adegan dimana ada wanita diserang tomat sampai mati,
seorang pria mati setelah minum jus tomat, anak kecil dimakan tomat, dan
serangkaian adegan mengejutkan lainnya. Untuk mengatasi serangan tomat yang
mulai merebak, Presiden AS mengumpulkan satuan khusus.
Ada beberapa adegan memorable di Attack Of The Killer
Tomatoes adalah saat terdapat helikopter jatuh (yang ternyata merupakan
kecelakaan saat syuting), musical number
dimana tentara bernyanyi ala Broadway, lalu yang paling epik ketika anggota
satuan anti tomat menyamar menjadi tomat untuk masuk ke garis depan musuh.
Penutup film ini tidak kalah hebat, bahkan saya bisa bilang ini salah satu film
dengan ending paling bombastis. Satu-satunya yang kurang sreg adalah warna
tomat yang oranye malah terlihat seperti jeruk atau labu.
Penilaian akhir saya,
Attack Of The Killer Tomatoes adalah film yang lebih epik daripada The Hunger
Games (The Boring Games). Gara-gara terlalu epik, Ia sampai menelurkan 3 sekuel.
Bahkan di Return Of The Killer Tomatoes ada George Clooney muda di peran
perdananya. Saya sarankan untuk menontonnya, apalagi bila Anda suka hiburan
tanpa mikir. Sedikit saran, jangan menjelek-jelekan film ini Ingatlah kejadian
The Birds.
-DTA-