Friday, August 24, 2012

Battles - Gloss Drop

Kategori : Musik
Artis : Battles
Album : Gloss Drop (2011)

Sumpah saya tidak terlalu suka dengan album perdana Battles ‘Mirrored’ yang rilis 2007 silam. Entah ada sesuatu di diri saya yang kurang sreg saat mendengarkannya. Karenanya saat Gloss Drop keluar tahun lalu saya cuma berpikir meh, dan masuk kategori tidak-akan-beli-unduh-saja-itu-juga-kalau-sempat. Lalu apa yang terjadi saudara-saudara, saya amat menyesal tidak mendengar Gloss Drop lebih cepat.

Apa yang terjadi? Satu hal, kini band Math-Rock ini tinggal bertiga ditinggal gitaris/kibordis/vokalis Tyondai Braxton (entah apa dia ada hubungan darah dengan Toni). Tapi ini bukan berarti ada perubahan prinsipil, toh album sebelumnya juga mayoritas tanpa vokal. Bahkan kali ini jumlah lagu bersuara lebih banyak. Ternyata jawabannya simpel, Battles mengurangi keruwetan dan membuat musik yang boleh dibilang lebih straightforward namun sangat tight. Kali ini perhatian utama saya tertuju pada drummer John stanier yang bermain sangat apik, membuktikan bahwa seorang drummer tidak perlu drum set super besar untuk bermain seperti dewa (sudah lihat set drumnya?). Namun tentu saja Stanier tidak lantas mengecilkan peran dua orang lain yang membentuk nada Battles.

Seperti yang sudah saya tulis diatas, 75% album ini instrumental sisanya menampilkan vokalis tamu seperti musisi elektronik terkenal Gary Numan, Yamantaka Eye dari band noise Boredoms, Kazu Makino-nya Blonde Redhead, dan Matias Aguayo di lead single ‘Ice Cream’. Nah, Ice Cream ini boleh dibilang Red Herring dari Gloss Drop, lagunya sendiri paling nge-pop dan santun. Aplaus harus diberikan pada semua tamu yang memberikan nafas lain di album ini.

Saya pribadi paling suka dengan lagu Wall Street, sebuah track instrumental 5 menit yang membuat tangan ini gatal ingin menonjok orang. Wall Street sangat agresif walau tidak ngebut, lagunya sendiri penuh dengan lekukan sana-sini yang membuat saya terkesima akan stamina dan otak orang-orang dibaliknya.

Tidak ada saat membosankan di Gloss Drop. 12 track semuanya ditulis, dimainkan juga direkam dengan sempurna. Album ini cocok bagi mereka yang baru kenal math-rock gara-gara dengar Foals lalu ingin naik level ke tahap selanjutnya.

-DTA-

Featured Games

JuxtaReview © 2014 - Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com