Tuesday, August 28, 2012

Duck Hunt


Kategori : Game
Judul : Duck Hunt (1984)
Publisher : Nintendo
Platform : NES

Waktu itu saya berumur 5 tahun ketika akhirnya dibelikan konsol gaming pertama saya, NES. Kaset bonus yang saya dapatkan berjudul Game 4-in-1, isinya Super Mario Bros, Wrecking Crew, Ice Climber, dan Duck Hunt. Saya menghabiskan waktu berjam-jam berusaha melewati jamur-jamur juga bebek terbang di Super Mario, berusaha mendaki gunung es di Ice Climber, dan sebagai Mario menghancurkan tembok di Wrecking Crew. Tapi Duck Hunt adalah satu-satunya game yang saya tonton. Saya cuma bisa menonton Duck Hunt karena tidak punya Nintendo Zapper (Controller khusus berbentuk pistol), dan melihat si anjing menertawakan saya berkali-kali tiap ada bebek yang lepas.

Maju ke tahun 2003, ponakan saya yang berumur 4 tahun membeli Nintendo yang berisi game-game klasik (sebagai pengenalan ke dunia video game yang murah-meriah). Salah satunya ada Duck Hunt, dan kali ini ponakan saya mendapat bonus Zapper, jadilah saya mencoba memainkan Duck Hunt untuk pertama kalinya.

Gameplay Duck Hunt sangat simple, pemain menggunakan Zapper untuk menembak bebek di layar. Setiap bebek yang tertembak pemain akan mendapat poin. Bebek akan terbang satu atau dua ekor dalam satu waktu, dan pemain diberikan tiga peluru untuk menembak mereka. Si anjing akan mengambil bebek yang tertembak, dan menertawakan pemain jika bebeknya lepas atau jika pemain gagal maju ke level berikutnya.
Saat bermain saya menyadari satu hal, lawan saya bukanlah bebek tapi si anjing. Sungguh saya benci setengah mati dengan anjing yang menertawakan saya gara-gara gagal menembak bebek. Beberapa kali saya berusaha menembak si anjing saat dia mulai tertawa dengan menyebalkan. Tapi karena judul game ini Duck Hunt bukan Dog Hunt si anjing nampaknya anti peluru. Satu-satunya cara menembak anjing brengsek itu adalah ketika bonus round, namun menembaknya akan mengakibatkan bonus round selesai lebih cepat.

Kebencian saya terhadap anjing ini ternyata juga dirasakan semua orang yang pernah memainkan Duck Hunt. Andy Slaven, dalam buku Video Game Bible: 1985-2002, menggambarkan Duck Hunt sebagai game berkualitas, dengan kekurangan utamanya adalah pemain tidak bisa menembak si anjing dan menghapus senyum menjijikan itu dari muka bumi.

-DTA-

Featured Games

JuxtaReview © 2014 - Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com