Kategori :
Game
Judul :
Duck Hunt (1984)
Publisher :
Nintendo
Platform :
NES
Waktu itu saya berumur
5 tahun ketika akhirnya dibelikan konsol gaming
pertama saya, NES. Kaset bonus yang saya dapatkan berjudul Game 4-in-1, isinya Super Mario Bros, Wrecking Crew, Ice Climber,
dan Duck Hunt. Saya menghabiskan waktu berjam-jam berusaha melewati jamur-jamur
juga bebek terbang di Super Mario, berusaha mendaki gunung es di Ice Climber,
dan sebagai Mario menghancurkan tembok di Wrecking Crew. Tapi Duck Hunt adalah
satu-satunya game yang saya tonton. Saya cuma bisa menonton Duck Hunt karena
tidak punya Nintendo Zapper (Controller
khusus berbentuk pistol), dan melihat si anjing menertawakan saya berkali-kali
tiap ada bebek yang lepas.
Maju ke tahun 2003,
ponakan saya yang berumur 4 tahun membeli Nintendo yang berisi game-game klasik
(sebagai pengenalan ke dunia video game yang
murah-meriah). Salah satunya ada Duck Hunt, dan kali ini ponakan saya mendapat
bonus Zapper, jadilah saya mencoba
memainkan Duck Hunt untuk pertama kalinya.
Gameplay Duck Hunt sangat
simple, pemain menggunakan Zapper untuk menembak bebek di layar. Setiap bebek yang tertembak
pemain akan mendapat poin. Bebek akan terbang satu atau dua ekor dalam satu waktu, dan pemain
diberikan tiga peluru untuk menembak mereka. Si
anjing akan mengambil bebek yang tertembak, dan menertawakan pemain jika bebeknya lepas atau jika pemain gagal maju ke level berikutnya.
Saat bermain saya
menyadari satu hal, lawan saya bukanlah bebek tapi si anjing. Sungguh saya benci
setengah mati dengan anjing yang menertawakan saya gara-gara gagal menembak
bebek. Beberapa kali saya berusaha menembak si anjing saat dia mulai tertawa
dengan menyebalkan. Tapi karena judul game ini Duck Hunt bukan Dog Hunt si
anjing nampaknya anti peluru. Satu-satunya cara menembak anjing brengsek itu
adalah ketika bonus round, namun
menembaknya akan mengakibatkan bonus round selesai lebih cepat.
Kebencian saya terhadap
anjing ini ternyata juga dirasakan semua orang yang pernah memainkan Duck Hunt.
Andy Slaven, dalam buku Video Game Bible: 1985-2002,
menggambarkan Duck Hunt sebagai game berkualitas, dengan kekurangan utamanya adalah pemain tidak bisa
menembak si anjing dan menghapus senyum menjijikan itu dari muka bumi.
-DTA-
