Monday, September 3, 2012

Blur - Parklive



Kategori: Musik
Artis : Blur
Album : Parklive (2012)

Blur adalah band terpenting bagi hidup saya. Musik yang diciptakan Albarn, Coxon, James, dan Rowentree adalah soundtrack hidup saya. They are in my mind the quintessential band. Seluruh band yang saya sukai dimuka bumi ini kalau digabung tidak akan bisa menandingi kecintaan saya terhadap Blur. Mungkin kalimat-kalimat itu terdengar hiperbolis bagi Anda yang membaca, tapi itulah kenyataannya saudara-saudara.

Blur merayakan ulang tahun ke-21 dengan cara yang cukup bombastis. Memanjakan juga menguras kocek fans seperti saya dengan merilis box set yang berisi seluruh album, b-side, live performances, dan rarities dalam Blur 21, merilis single baru "Under The Westway" / "The Puritan, dan, akhirnya, melakukan konser lalu merilisnya dalam format digital.

Kali ini kita akan membahas album live, Parklive. Dirilis selang beberapa hari setelah konser di Hyde Park yang sengaja dibuat berbarengan dengan penutupan Olimpiade London. Konser kali ini kabarnya akan menjadi konser terakhir Blur, dan karena saya tidak bisa ke Inggris jadi saya membelinya lewat iTunes. Apa yang terjadi saat mendengarkannya? Perasaan antara senang dan sedih. Karena saat mendengar Parklive saya merasa ada disana menyaksikan keempat pahlawan saya untuk terakhir kalinya.

Secara setlist penggemar ataupun pendengar kasual Blur akan terpuaskan dengan rentetan lagu yang ditawarkan. Tentu saja ada lagu-lagu mereka yang lebih populer seperti Beetlebum, Girls and Boys, Coffee & TV, Tender, Country House dan Song 2 (hey if you never heard of ‘em, kalau Anda besar di 90-an tentu tahu Song 2). Fans lama akan puas dengan kehadiran Caramel, Popscene, Young And Lovely, Colin Zeal, juga This Is A Low yang nampaknya jadi lagu wajib Blur. Oh ya, kali ini juga ada single paling baru Under The Westway.

Bagian paling menyentuh dari Parklive adalah saat Damon Albarn berbicara mengenai anak-anak mereka sebelum lagu ‘Young and Lovely’. Menurut Albarn, seiring bertambah tua dan melihat anak mereka beranjak dewasa mereka bisa merasa ikatan batin lebih dengan lagu tersebut. Ya, seluruh anggotaband sudah semakin tua, bahkan ada bagian lirik End Of A Century diganti jadi ‘ As You Get Closer To 50’.

Saya tidak yakin Blur akan lanjut sebagai band setelah konser ini, dan biarlah kalau nanti harus cukup puas dengan proyek musik tiap personil. Tapi Parklive menjadi penutup yang manis dari kisah Blur.

Heck, kalau saya punya anak maka hal pertama yang akan saya nyanyikan pada anak saya adalah ‘Young And Lovely’.

-DTA-

Featured Games

JuxtaReview © 2014 - Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com