Kategori: Musik
Artis : Blur
Album : Parklive (2012)
Blur adalah band terpenting bagi
hidup saya. Musik yang diciptakan Albarn, Coxon, James, dan Rowentree adalah soundtrack hidup saya. They are in my mind the quintessential band.
Seluruh band yang saya sukai dimuka bumi ini kalau digabung tidak akan bisa
menandingi kecintaan saya terhadap Blur. Mungkin kalimat-kalimat itu terdengar
hiperbolis bagi Anda yang membaca, tapi itulah kenyataannya saudara-saudara.
Blur merayakan ulang tahun ke-21 dengan cara yang cukup
bombastis. Memanjakan juga menguras kocek fans seperti saya dengan merilis box set yang berisi seluruh album, b-side, live performances, dan
rarities dalam Blur 21, merilis
single baru "Under The Westway" / "The Puritan”, dan, akhirnya, melakukan konser
lalu
merilisnya dalam format digital.
Kali ini kita akan membahas album
live, Parklive. Dirilis selang beberapa hari setelah konser di Hyde Park yang
sengaja dibuat berbarengan dengan penutupan Olimpiade London. Konser kali ini
kabarnya akan menjadi konser terakhir Blur, dan karena saya tidak bisa ke
Inggris jadi saya membelinya lewat iTunes. Apa yang terjadi saat
mendengarkannya? Perasaan antara senang dan sedih. Karena saat mendengar
Parklive saya merasa ada disana menyaksikan keempat pahlawan saya untuk
terakhir kalinya.
Secara setlist penggemar ataupun pendengar kasual Blur akan terpuaskan
dengan rentetan lagu yang ditawarkan. Tentu saja ada lagu-lagu mereka yang
lebih populer seperti Beetlebum, Girls and Boys, Coffee & TV, Tender,
Country House dan Song 2 (hey if you
never heard of ‘em, kalau Anda besar di 90-an tentu tahu Song 2). Fans lama
akan puas dengan kehadiran Caramel, Popscene, Young And Lovely, Colin Zeal,
juga This Is A Low yang nampaknya jadi lagu wajib Blur. Oh ya, kali ini juga
ada single paling baru Under The Westway.
Bagian paling menyentuh dari
Parklive adalah saat Damon Albarn berbicara mengenai anak-anak mereka sebelum
lagu ‘Young and Lovely’. Menurut Albarn, seiring bertambah tua dan melihat anak
mereka beranjak dewasa mereka bisa merasa ikatan batin lebih dengan lagu
tersebut. Ya, seluruh anggotaband sudah semakin tua, bahkan ada bagian lirik
End Of A Century diganti jadi ‘ As You Get Closer To 50’.
Saya tidak yakin Blur akan lanjut
sebagai band setelah konser ini, dan biarlah kalau nanti harus cukup puas
dengan proyek musik tiap personil. Tapi Parklive menjadi penutup yang manis
dari kisah Blur.
Heck, kalau saya punya anak
maka hal pertama yang akan saya nyanyikan pada anak saya adalah ‘Young And
Lovely’.
-DTA-
