Thursday, September 6, 2012

Bob Dylan - Blonde On Blonde



Kategori: Musik
Artis : Bob Dylan
Album : Blonde On Blonde

Apa saja yang terjadi pada tahun 1966? Star Trek perdana tayang di TV, meningkatkanya konflik di kawasan Indocina,  John Lennon bertemu Yoko Ono di sebuah pameran seni, Presiden Soekarno memberikan kekuasaan eksekutif kepada Jenderal Soeharto, Walt Disney meninggal, dan Bob Dylan merilis magnum opus ‘Blonde on Blonde’.

Blonde on Blonde adalah album terbaik Dylan. Di periode ini (kita bisa membagi perjalanan musik Dylan dalam beberapa periode, nanti saya bahas kalau tidak malas) dia sudah muak menjadi protest singer dan disebut juru bicara generasinya. Toh pada awalnya Dylan tidak pernah ingin dianggap bak penyelamat dunia. Jadi ia menenteng gitar elektrik dan mengumpulkan band pengiring di Newport Folk Festival. Kejadian tersebut membuat Dylan dianggap pengkhianat musik folk oleh pendengar dan rekannya. Ia bahkan diteriaki  ‘Judas’ saat konser monumental di Inggris yang dibalas dengan instruksi ke band pengiringnya ‘play it fucking loud’. Akhirnya, Dylan memberi ultimateFuck You’ pada semua orang di album ini.

 Bila di dua album sebelumnya, 'Highway 61 Revisited' dan 'Bringing It All Back Home' Dylan mulai menyingkirkan citra penyanyi folk berbekal gitar akustik dan lirik bernada protes, maka di 'Blonde On Blonde' ia mendorong musiknya lebih jauh lagi. Disini ada rasa New Orleans Funeral Jazz, blues, rock 'n roll, folk, country. Saya pribadi menjadikan lagu ‘Rainy Day Women’ dan  ‘One of Us Must Know’ menjadi salah dua lagu Dylan favorit saya.

Dylan menyatakan persetan dengan perang dan protes, everybody must get stoned!

-DTA-

Featured Games

JuxtaReview © 2014 - Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com