Friday, August 31, 2012

The Ultimates



Kategori : Buku
Jenis : Komik
Judul : The Ultimates
Writer / Artist : Mark Millar / Bryan Hitch (Berdasar ide original Stan Lee dan Jack Kirby)

Sudah menonton Avengers? I gotta admit it was pretty awesome Fanboy seperti saya pasti akan jungkir balik menontonnya karena kegirangan. Kalau Anda belum pernah membaca komiknya sama sekali dan bingung harus mulai dari mana maka saya sarankan mulailah dari The Ultimates.

Komik ini (sama seperti semua dari lini Ultimate Marvel) menceritakan seluruh karakter dari tahun nol tanpa mengikuti kontinuitas Earth-616 dengan jalan cerita kekinian. Ultimate Marvel juga menampilkan beberapa penulis komik favorit saya seperti Mark Millar (Kick-Ass, Wanted) dan Brian Michael Bendis (Ultimate Spider-man, alias the man who killed Peter Parker). Setelah keberhasilan Ultimate Spider-Man dan Ultimate X-Men, Marvel meluncurkan The Ultimates. Disini tim Avengers klasik digambarkan sebagai kelompok superhero bentukan S.H.I.E.L.D.yang didayagunakan untuk melindungi Bumi dari ancaman yang tidak dapat diatasi secara perorangan. Mirip dengan film Avengers? Yes, bahkan komik ini mendahului filmnya dengan menggambarkan Nick Fury African-American.

Ceritanya kira-kira begini: Nick Fury dari S.H.I.E.L.D. mengumpulkan orang-orang berkekuatan lebih dengan sponsor utama pemerintah Amerika Serikat. Tim yang dijuluki Ultimates, didalamnya termasuk Tony Stark (Iron Man), pasangan ilmuwan Hank dan Janet Pym (Giant-Man dan Wasp), Thor seorang dewa yang ditaruh di Bumi, Bruce Banner (Hulk), dan Captain America yang ditemukan membeku di Antartika. Belakangan agen operasi khusus S.H.I.E.L.D.Hawkeye dan Black Widow ikut gabung. Ya, kira-kira begitulah ceritanya. Kalau ingin tahu ceritanya lebih banyak lebih baik baca sendiri karena saya tidak ingin memberi spoiler.

Mark Millar seperti biasa menyuguhkan cerita yang grim dan violent. Biasanya superhero karakter tradisional seperti Captain America, dihadirkan dengan cara yang steril dan bersih namun Millar membuat sisi gelap di semua karakternya. Giant Man adalah ilmuwan obsesif yang kerap memukuli istrinya, dan Captain America sangat mencintai negaranya. Kadang saya menangkap kesan dia seorang fasis. Millar menciptakan tim superhero yang terasa seperti sekelompok orang nyata, dengan semua kekurangan mereka. Namun kadang saya suka menangkap Millar berusaha mendorong karakter dan ceritanya terlalu jauh dengan segala shock-and-awe factor.

Bryan Hitch menggambar panel-panel yang photo-realistic, saya beri dua jempol untuk artworknya. Hitch berusaha mencipta film layar lebar dengan pensilnya. Beberapa halaman pertama saja dibuka dengan misi Captain America di Perang Dunia II yang terlihat seperti diambil dari film perangnya Spielberg.

The Ultimates bukanlah karya yang sempurna. Namun tetap saja komik luar biasa yang juga cocok bila kita ingin mencemplungkan diri ke dunia Marvel atau pembaca lama yang ingin sisi lain dari superhero favorit kita.

-DTA-



Hootsuite for Twitter



Kategori : App
Judul : Hootsuite for Twitter
Pengembang : Hootsuite Media, Inc
Sistem Operasi : iOS, Windows, Blackberry dan Desktop

Twitter, Facebook, Linkedin dan Foursquare memang telah menjadi salah satu faktor penting dalam kemajuan social network. Pengguna internet sangat kecil kemungkinannya untuk tidak memiliki akun 4 penyedia fungsi tersebut.

Beberapa pengembang mulai menaruh perhatian untuk membangun dan memberikan nilai tambah pada Twitter dengan mengembangkan third party untuk mengakses akun twitter kita. Salah satu third party yang akan diulas adalah Hootsuite for Twitter. Logo burung hantu yang dipakai oleh Hootsuite mungkin disengaja oleh pihak pengembang agar tidak luput dari filosofi burung pada Twitter, karena memang fungsi Hootsuite adalah pengatur akun Twitter kita.

Fungsi-fungsi seperti schedule, shrink link, location dan translate ditambahkan kedalam aplikasi ini. Yang terpenting untuk saya adalah fungsi schedule yang memberikan kemudahan bagi pengguna aplikasi Hootsuite untuk mengagendakan tweet yang sudah kita rencanakan. Fungsi ini sangat berguna bagi pengguna yang bekerja dibidang social media yang me-manage akun Twitter kliennya lebih dari satu dan memiliki konsep promosi terencana.

Hootsuite pada iOS memiliki 2 jenis, tidak berbayar dan berbayar. Untuk yang gratis, terdapat pembatasan sampai 4 akun Twitter dan hanya 2 akun diantaranya yang memiliki fungsi push notification. Tidak adanya ads pada aplikasi Hootsuite tidak berbayar memberikan kenyamanan lebih bagi penggunanya.

-DS-

Thursday, August 30, 2012

Tanguy Ukulele Orchestra


Artis : Tanguy Ukulele Orchestra

Saya suka ukulele, suara ngempring-ngempring manis itu selalu membuat saya tersenyum. Sayang banyak pengamen yang asal-asalan memainkan ukulele, sehingga nama alat musik hawai via Portugis ini jadi menurun derajatnya. Ada beberapa musisi seperti Leo Bear Creek dari Antsy Pants, Jake Shimabukuro (this dude is awesome!) atau Zach Condon-nya Beirut yang membuat ukulele terdengar ‘agung’ kembali di kuping saya. Kabarnya Eddie Vedder juga rilis album ukulele, but I don’t like Pearl Jam terutama suaranya mas Vedder jadi dia saya skip.

Saya juga sangat suka video game, dan layaknya gamer lain musik dari video game telah menjadi soundtrack hidup saya. Salah satu karya favorit adalah karya Shoji Meguro di Persona 3 dan 4. Musik dari video game itu lebih dari sekedar lagu penyemarak  Ia menjadi kepingan memori akan perasaan kita saat memainkan game tersebut. Contohnya setiap saya mendengarkan lagu pembukaan Suikoden, saya akan merasa sedikit depresi karena kematian Pahn sehingga gagal mengumpulkan 108 stars of destiny atau musik dari Harvest Moon: Back To Nature membuat saya ingin melempar timun ke sungai agar si Kappa muncul.

Tanguy Ukulele Orchestra (terinspirasi Tanguy dan Laverdure kah?) menyatukan ukulele dengan musik dari ranah video game. Pria Perancis ini mengintepretasi ulang lagu tema dari video game populer seperti The Legend of Zelda, Kid Icarus, Metal Gear Solid, Double Dragon dan Mega Man. Musiknya sendiri ditekankan pada (tentu saja) ukulele juga harmonisasi vokal na-na-na-na-la-la-la-ish. Tanguy terkadang menyisipkan beberapa blip-blop khas musik chiptune di beberapa lagunya, seperti di Legend Of Zelda dan Katamari. Bahkan untuk menyemarakan suasana ada solo ukulele elektrik. 

Kalau suka dengan ukulele dan video game sangat dianjurkan untuk menyimak musik Tanguy Ukulele Orchestra yang ia bagikan secara gratis di: http://www.miniclash.com/tuo/.  Lalu kita bisa mengenang hal-hal magis yang dirasakan saat bermain atau dimainkan video game.

-DTA-

Bridesmaids


Kategori: Film
Judul: Bridesmaids (2011)
Sutradara: Paul Feig

Siapa bilang JuxtaReview hanya mengulas film (yang katanya) berat? Bridesmaids adalah film komedi ringan yang sangat menghibur untuk saya. Film yang kelihatannya ‘cewek’ banget ini sebenernya cocok loh buat cowok juga. Ya karena itu tadi, filmnya lucu dan menghibur.

Bercerita tentang Annie Walker (Kristen Wiig), yang mempunyai seorang sahabat, Lilian (Maya Rudolph), yang akan segera menikah, sementara hidupnya sedang tidak karuan juntrungannya. Namun, bagaimanapun juga Annie ingin memberikan bantuan yang terbaik untuk sahabatnya. Ya, bantuan ringan seperti membuat wedding shower yang sederhana, memilih baju pernikahan, mengatur bachelorette party, dll.

Disini muncul permasalahan. Adalah Helen (Rose Byrne), yang tiba-tiba muncul di hidup Lilian dan mengaku sebagai sahabat Lilian. Annie merasa posisinya sebagai BFF-nya Lilian terancam. Apalagi bantuan-bantuan dari Helen untuk Lilian yang sangat bombastis (baca: berlebihan), membuat Annie semakin muak.
Kristen Wiig, pemeran utama film ini, ikut berandil juga sebagai penulis Bridesmaids. Dia adalah mantan anggota Saturday Night Live, dan memiliki cara komedi yang khas dengan muka datarnya. Oh iya, ada penampilan dari Jon Hamm dan Chris O’Dowd juga di film ini.

-MA-

Featured Games

JuxtaReview © 2014 - Designed by Templateism.com, Plugins By MyBloggerLab.com